- Hots Contest! Rp 300 juta dan Blackberry!
Welcome to eTrading Securities
| The Most Popular Online Stock Trading in Indonesia |
![]()
Perdana, Saham Inovisi Naik 16 Poin
Fri, 07/03/2009 - 10:28 by YaniJakarta - Saham PT Inovisi Infracom Tbk (INVS)dalam perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 10,20 WIB naik 16 poin (12.8%) ke 141 dari pembukaan di 135 dengan volume 60.721 juta lot saham dengan nilai transaksi Rp 4,1 miliar.
Shenzhen Stock batasi fluktuasi saham perdana
Fri, 07/03/2009 - 09:57 by YaniSHANGHAI (Bloomberg): Shenzhen Stock Exchange akan membatasi fluktuasi saham perusahaan skala kecil menengah pada hari pertama perdagangan untuk melindungi investor.
Otoritas bursa dapat men-suspend perdagangan atas saham debutan selama 30 menit jika naik atau turun sebesar 20% dari harga pembukaan. Jika berlanjut fluktuasi sampai 50% lebih akan kembali dihentikan selama 30 menit. Pihak bursa juga dapat mengambil alih patokan lain untuk mengendalikan risiko.
Saham Inovisi melejit 13% di awal melantai di BEI
Fri, 07/03/2009 - 09:59 by YaniJAKARTA (Bisnis.com): Saham PT Inovisi Infracom Tbk berkode INVS mulai pagi ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Harganya langsung menanjak 13,6%.
Pada transaksi pertama setelah pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO), harga saham INVS langsung menanjak 17 poin menjadi Rp142 per saham, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka terpangkas 25,70 poin atau 1,24% menjadi 2.040,05.
BENTUK MARKET MAKER, BEI: 85% Saham Tidak Likuid
Fri, 07/03/2009 - 09:43 by YaniBursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 80-85% dari 400 saham emiten tidak likuid diperdagangkan. Otoritas bursa diminta menyiapkan penggerak pasar (market maker) sejumlah saham ‘tidur’.
Penjualan Lancar Bikin Kuat PGN
Fri, 07/03/2009 - 10:09 by YaniJakarta - Volume penjualan gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) masih akan kuat. Permintaan tambahan untuk pembangkit listrik terutama PLN menjadi salah satu pendorong utama. Saham PGN bisa menjadi salah satu pilihan Anda.
Berikut review CIMB-GK Securities untuk saham PGN, Jumat (3/7/2009):
Manajemen mengindikasikan volume penjualan gas dari bisnis distribusinya akan naik kuat sejak awal tahun ini. Sales volume saat ini sudah mencapai 800 mmcfd, +12% dari level 712 mmcfd pada 1Q09, +38% dari level 578 mmcfd pada FY08.
Saham Inovisi Menguat Rp 10
Fri, 07/03/2009 - 09:46 by YaniJakarta - Saham PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) yang listing perdana di lantai Bursa Efek Indonesia pada Jumat ini dibuka menguat langsung Rp 10. Padahal IHSG mengalami koreksi 20 poin lebih.
Inovisi menjadi emiten keempat yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun ini setelah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) dan PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI).
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS, Jumat (3/7/2009) saham INVS naik Rp 10 menjadi Rp 135 per saham.
Saham ASII Masih Layak Beli
Fri, 07/03/2009 - 09:18 by YaniJakarta - Saham PT PT Astra International Indonesia (ASII) masih layak dibeli pada perdagangan Jumat (3/7) ini.
Berdasarkan hasil riset sebuah sekuritas, secara teknis signal stochastik saham ASII ini menuju oversold dan signal MACD kembali turun dan tidak berhasil menembus signal line.
Riset merekomendasikan beli terhadap saham ASII ini saat harga menyentuh level Rp23.000 dengan target resistance selanjutnya bergerak di kisaran Rp24.000 dan Rp25.000.
Hari ini harga saham ASII diprediksikan akan ebrgerak di kisaran harga Rp22.400-24.000 per saham.
BHP Billiton, Bumerang BUMI
Fri, 07/03/2009 - 08:59 by YaniJakarta – Saham PT Bumi Resources (BUMI), Jumat (3/7) diprediksi melemah. Kesiapan emiten batubara thermal ini untuk mengakuisi unit tambang batubara milik BHP Billiton di Kalimantan, ditengarai sebagai pemicu sentimen negatif. BUMI direkomendasikan hold.
Adrianus Bias Prasuryo, Technical Analist eTrading Securities, mengatakan pelemahan saham BUMI terjadi seiring sentimen negatif dari kabar rencana perseroan yang siap mengakuisisi tambang batubara milik BHP Billiton di Kalimantan.
Cermati ADHI, TRIM, GZCO, MPPA, BBNI, BBRI
Fri, 07/03/2009 - 08:17 by YaniJAKARTA (Bisnis.com): Harga saham sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia setidaknya akan terpengaruh kondisi keuangan, aksi korporasi, maupun berita-berita seputar perusahaan seperti ADHI, TRIM, GZCO, MPPA, VRNA, BBNI, BBRI dan BCIC.
Harian Bisnis Indonesia hari ini memberitakan kedelapan emiten tersebut yakni:
Nikkei turun 1,3% jadi 9.753,03
Fri, 07/03/2009 - 08:00 by YaniTOKYO (Bloomberg): Bursa Jepang anjlok akibat laporan pemerintah mengenai lapangan pekerjaan yang menunjukkan kondisi yang makin memburuk dan kekhawatiran pemulihan di Eropa bakal makin lama.
Saham Honda Motor Co, yang mencatat separuh lebih penjualan di pasar Amerika Utara, terpuruk 1,2%. Mizuho Financial Group Inc, bank publik peringkat 2 Jepang, terpuruk 2,2% mengikuti pergerakan saham perbankan di AS. Seven & I Holdings Co, peritel terbesar di Jepang, mencatat penurunan setelah laba kuartal pertama turun 28%.




