- Call customer service for FREE Training.
IHSG Coba Lanjutkan Penguatan
Meski dalam jangka pendek dan menengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam tren penurunan, namun indeks kali ini diprediksi akan melanjutkan penguatan temporer.
Pada perdagangan saham Kamis (21/8/2008) IHSG diprediksi mengalami rebound lanjutan meski dalam kisaran yang terbatas. Pelaku pasar akan fokus pada saham tambang dan perkebunan.
Hijaunya saham di Wall Street akan memberikan sokongan kepada bursa regional termasuk IHSG bertahan di wilayah positif. Saham-saham di Bursa Wall Street akhirnya menguat berkat laporan yang dirilis oleh Hewlett- Packard, sehingga bisa meredakan ketegangan investor tentang krisis kredit.
Pada perdagangan Rabu (20/8/2008) waktu AS indeks Dow Jones naik 68,88 poin (0,61%) ke level 11.417,43, Nasdaq naik 4,72 poin (0,20%) ke level 2.389,08 dan S&P naik 7,85 poin (0,62%) ke level 1.274,54.
Sedangkan pada perdagangan saham Rabu (20/8/2008) IHSG naik 27,200 poin (1,33%) menjadi 2.069,698.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Panin Sekuritas
IHSG kemarin naik (rebound) menyusul harga minyak mentah yang bergerak menguat. Investor diindikasikan melakukan aksi beli terhadap saham pertambangan, energi, dan perkebunan yang telah oversold. Seperti diketahui, saham berbasis komoditas dalam beberapa pekan terakhir bergerak melemah. Hal tersebut berdampak terhadap melemahnya IHSG yang pergerakannya dipengaruhi oleh sentimen dari harga komoditas dunia (minyak bumi, batubara). Kami melihat, IHSG saat ini masih berada dalam downtrend untuk jangka pendek dan menengah. Masih terbuka peluang untuk trading pada saham pertambangan yang sudah oversold. Kisaran support-resistance 2.042-2.097.
Optima Securities
Indeks rebound 27 poin keposisi 2.069 di tengah bursa regional yang mixed dipicu sektor pertambangan disusul perkebunan. Saham BUMI dan BNBR menjadi katalis kenaikan indeks setelah ada kejelasan mengenai status kepemilikan keduanya. Indeks berpeluang kembali naik didorong sektor perkebunan karena harga CPO kembali mengalami rebound. Indeks diperkirakan mendekati level 2.100 dengan range pergerakan 2.050-2.090 dengan pilihan saham: BUMI, LSIP, AALI, BNBR, dan UNSP.
(ir/ir)
-->




