- HOTS, best system with best buy/sell fees up to 0.08/0.18%
Revisi Laporan Keuangan UNSP dan ENRG Pangkas Deposito di Bank Capital Rp 4,34 Triliun
Thu, 07/29/2010 - 16:46 by Yani
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) juga telah merevisi laporan keuangan triwulan-I 2010 mereka terkait kesalahan pencatatan dalam pos deposito berjangka di Bank Capital. Total dana deposito keduanya yang menyusut mencapai Rp 4,34 triliun.
Menurut laporan keuangan UNSP triwulan-I 2010 yang telah direvisi, manajeman menyebut penempatan dana deposito di Bank Capital hanya Rp 170 miliar.
Padahal pada laporan yang dipublikasikan sebelumnya, tertulis deposito di BACA Rp 3,504 triliun. Ini berarti terdapat selisih Rp 3,164 triliun dari laporan keuangan UNSP sebelumnya.
Kemudian beralih pada laporan keuangan Energi Mega, pada laporan sebelumnya tercatat penempatan dana di Bank Capital mencapai Rp 1,136 triliun. Dan dari hasil laporan revisi ENGR, angkanya berkurang drastis Rp 1,006 triliun menjadi hanya Rp 130 miliar.
Artinya, selain selisih yang ditemukan di induk usaha, PT Bakrie & Brothes Tbk (BNBR), Rp 3,33 triliun, juga terdapat selisih penempatan dana deposito di UNSP dan ENGR, sebesar Rp 4,34 triliun.
Dengan ini total dari ketiga emiten grup Bakrie ini mencapai Rp 7,67 triliun. Atas keteledoran ini pula, maka Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghukum dengan denda Rp 500 juta untuk masing-masing emiten.
Setelah dihukum BEI, kini giliran pemeriksaan lanjut ke Bapapem-LK. Kepala Bepapam, Fuad Rahmany juga telah siap melakukan penelaahan lebih mendalam.
"Panggil pasti, sudah masuk ke pemeriksa saya," jelas Fuad di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (29/6/2010).





